
SALATIGA, 13 Mei 2026 —Lazismu Kota Salatiga menyalurkan 200 kaleng kurban rendangmu kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Salatiga untuk mendukung program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Daging kurban siap santap tersebut dipilih karena praktis, tahan lama hingga dua tahun, dan dinilai mampu memperluas manfaat kurban bagi masyarakat.
Inovasi kurban rendangmu merupakan olahan daging kurban siap santap yang memiliki daya tahan hingga dua tahun dalam suhu ruang. Karena itu, distribusi bantuan dinilai lebih praktis, higienis, dan mampu menjangkau penerima manfaat lebih luas.
Manager Lazismu Salatiga, Abd Rohim mengatakan inovasi kurban modern menjadi langkah penting agar manfaat kurban tidak hanya bersifat sesaat. Selain itu, program tersebut juga dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat.
“Daging rendang ini diharapkan manfaatnya dapat berdampak luas. Kurban saat ini sudah berkembang menjadi lebih praktis dan mampu menjangkau penerima manfaat lebih banyak,” ujar Abd Rohim.
Menurutnya, program daging kurban siap santap itu menjadi solusi distribusi kurban yang lebih efektif. Terlebih, produk olahan tersebut dapat dikirim ke berbagai wilayah tanpa khawatir cepat rusak.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk berinovasi dalam berkurban melalui program RendangMu bersama Lazismu Salatiga agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.
Kolaborasi Tekan Angka Stunting
Sementara itu, Kabid Penduk dan AKIE pada DP3APPKB Kota Salatiga, Ria Maharani mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama Lazismu Salatiga. Menurutnya, inovasi kurban modern seperti RendangMu mampu mendukung program cegah stunting secara berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif mendukung program-program Lazismu Salatiga, khususnya inovasi kurban RendangMu karena manfaatnya sangat luas dan dapat dirasakan hingga berbagai daerah di seluruh Indonesia,” ujar Ria Maharani.
Selain membantu program PMT stunting, kolaborasi tersebut juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga. Di sisi lain, program itu mendorong masyarakat untuk menyalurkan kurban dengan manfaat yang lebih panjang.
Melalui sinergi tersebut, Lazismu Salatiga dan Pemerintah Kota Salatiga berharap program cegah stunting dapat berjalan lebih optimal. Dengan demikian, manfaat kurban tidak hanya dirasakan saat Iduladha, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial dan kesehatan masyarakat.
